Home 10 Berita 10 Pemkab Aceh Besar Sampaikan Raqan APBK-P ke DPRK
sulaiman

Pemkab Aceh Besar Sampaikan Raqan APBK-P ke DPRK

Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, Ssos yang diwakili Wabup Aceh Besar Drs. H. Syamsulrizal, M.Kes menyampaikan pengantar nota keuangan Rancangan Qanun (Raqan)

Kabupaten Aceh Besar tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Aceh Besar Tahun Anggaran 2015 dalam Rapat Paripurna ke-1 masa persidangan ke-3 DPRK Aceh Besar di Gedung DPRK Aceh Besar, Senin (27/7/2015). Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Forkopimda, staf Ahli Bupati, Para Asisten Bupati, Kepala SKPK, para Kabag Setdakab, dan camat.

Wabup Aceh Besar menyampaikan, rencana perubahan APBK Tahun 2015 direncanakan bertambah sebesar Rp 207.769.382.808, sehingga menjadi sebesar Rp1.474.074.705.164 dari rencana sebelum perubahan sebesar Rp 1.266.305.322.356. Menurut Syamsul Rizal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan penambahan sebesar Rp 7.360.613.500, sehingga menjadi sebesar Rp 110.895.249.680 dari rencana sebelum perubahan sebesar Rp 103.534.636.180. Selanjutnya, Bagian Dana Perimbangan sebesar Rp 874.157.247.600, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp 489.022.207.884. Ditambahkannya, berdasarkan perbandingan antara jumlah pendapatan dan belanja, maka perubahan APBK Tahun Anggaran 2015 berada pada posisi defisit sebesar Rp 138.545.594.378, dengan penjelasan yaitu pendapatan sebesar Rp 1.474.074.705.164 dan belanja sebesar Rp 1.612.620.299.542.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Besar Sulaiman,SE menyampaikan harapan agar semua aparatur Pemkab, terutama pengelola anggaran agar meningkatkan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, dengan konsisten pada perencanaan dan penganggaran, serta melaksanakan kegiatan sampai pertanggungjawaban sesuai ketentuan.

Hal itu sengaja disampaikan, terkait harapan untuk mempertahankan predikat WTP dari BPK RI yang sudah tiga tahun berturut-turut diperoleh Kabupaten Aceh Besar Sulaiman menambahkan, dalam mempertahankan predikat WTP, ada satu masalah yang selalu dan setiap tahun diingatkan yaitu pengelolaan aset. “DiAceh Besar, masalah pengelolaan aset masih banyak harus dibenahi, didata, dan dikelola dengan baik.

Pemkab Aceh Besar harus terus berusaha meningkatkan kualitas kemampuan pengelolaan anggaran sesuai ketentuan perundang-undangan untuk mendorong tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,”ujarnya. Selain itu, ucap Sulaiman, diperlukan komitmen yang disertai kesungguhan untuk melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana atau anggaran.

Sehubungan dengan perjalanan tahun anggaran 2015 yang tersisa lebih kurang lima bulan lagi, semua SKPD diharapkan berusaha maksimal melaksanakan semua kegiatan yang direncanakan, memanfaatkan anggaran sesuai peruntukannya serta melakukan evaluasi secara obyektif terhadap setiap kegiatan terkait perencanaan dan pelaksanaan.

x

Check Also

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh dan TP-PKK Aceh, Darwati A Gani melantik ketua Dekranasda dan TP-PKK Aceh Besar

Rahmah Mawardi Pimpin Dekranasda dan PKK Aceh Besar

Kota Jantho – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh dan TP-PKK Aceh, Darwati A Gani ...

whatsapp-image-2017-07-05-at-19-00-59

Pelantikan Bupati Aceh Besar Periode 2017-2022

KOTA JANTHO – Gubernur Aceh, Drh H Irwandi Yusuf MSc melantik Ir Mawardi Ali dan ...

img_0080

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Usai Idul Fitri

KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah SSos menjadi pembina apel gabungan usai lebaran ...

bawang1

20 Ton Bawang Sitaan Bea dan Cukai Dihibah untuk Warga Miskin Aceh Besar

       Sebanyak 20 ton bawang merah jenis bombay dan bawang putih hasil sitaan Bea dan ...

kemendes-2017

Kemendesa Sosialisasi Aturan Penggunaan Dana Desa di Aceh Besar

KOTA JANTHO – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah ...